Thursday, July 18, 2024
Semua Tentang Jawa Timur


Jejak Kota di Bebatuan, Kabupaten Jember

Ada jejak-jejak usia kota Jember di bebatuan. Pemerintah Kabupaten menetapkan usia kota ini berdasarkan staatsblad nomor 322 tentang Bestuurshervorming, Decen…

By Pusaka Jawatimuran , in Jember Sejarah Th. 2011 , at 24/10/2012 Tag: , , , ,

Ada jejak-jejak usia kota Jember di bebatuan. Pemerintah Kabupaten menetapkan usia kota ini berdasarkan staatsblad nomor 322 tentang Bestuurshervorming, Decen tralisastie, Regentschappen Oost Java, milik pemerintah kolonial Belanda. Pengesahnya adalah  Gubernur Jenderal De Graeff. Di situ disebutkan, status Jember ditingkatkan dari afdeeling menjadi regentschap, per 1 Januari 1929. Regentschap setara dengan kabu- paten. Inilah yang kemudian dijadikan acuan tanggal lahir Jember.

Namun dari bebatuan tua, kita tahu Jember beru-sia lebih tua daripada usia yang ditetapkan Belanda. Di Jember, situs-situs kuno dan sebagian di antaranya purbakala terletak di tujuh kecamatan, yakni Tanggul, Gumukmas, Wuluhan, Sukowono, Arjasa, Jelbuk, dan Mayang. Sebagian situs sudah diselamatkan dan disimpan di kantor Dinas Pendidikan Jember. Namun masih banyak yang tersebar di sawah, lahan milik warga, dan bahkan halaman kantor desa.

Di Kecamatan Arjasa. Sedikitnya, ada 15 buah batu kenong yang ditanam dalam tanah. Batu kenong ini adalah peninggalan sejarah dari zaman batu akhir, yang ditandai batu-batu besar. Batu ini berfungsi sebagai persembahan terhadap arwah leluhur.

Dari situs prasasti Congapan yang berada di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, kita tahu kata:’tlah sanak pangilanku’yang artinya tahun 1088. Di Kitab Negara Kertagama, Jember adalah perlintasan turne (per- jalanan) Hayam Wuruk ke daerah selatan.

Kelurahan Mangli dulu juga kerajaan kecil di bawah Blambangan. Perang Sadeng yang termasyhur itu juga diperkirakan terjadi di daerah yang saat ini menjadi wilayah Kecamatan Balung. Di Balung hingga Kecamatan Semboro, ada temuan benteng tua. Jika ini menjadi acuan, maka usia Jember saat ini mencapai 923 tahun.

Bandingkan dengan Surabaya yang berusia sekitar tujuh abad. Namun, tidak seperti Sura-baya yang  dipastikan tanggal berdirinya pada 31 Mei, masih sulit mengidentifikasi tanggal pasti lahirnya Jember. (*)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Majalah  Pariwisata Jember, Purbakala 52

 

%d blogger menyukai ini: