Pakaian Adat Tradisi Madura, Kabupaten Bangkalan

Pakaian sehari-hari yang dipakai wanita dewasa, bangsawan Madura, Kabupaten Bangkalan 

Pakaian Tradisi,wanita Dewasa, bangsawan, MaduraBagian atas Kebaya tanpa kutu baru, Bahan bakunya tenun dan voile, bermotif polos. Warnanya tergantung pada kesukaan sipemakai. Biasa­nya cenderung warna gelap. Ukurannya tergantung pada badan si pemakai. Panjang kebaya … Selengkapnya

Pakaian adat tradisi Madura, Kabupaten Bangkalan. Pria remaja

Pakaian adat tradisi Madura, Kabupaten Bangkalan. Pakaian Sehari-hari pria remaja, bangsawan. 

Nama Pakaian: 1. Bagian atas Rasughan totop; 2. Bagian bawah : Samper kembeng

Pakaian Tradisi,Pria remaja, bangsawan, Madura

Perlengkapan pakaian Bagian kepala
Odheng kepala bahannya kain batik tulis, dengan warna hitam dan coklat, sedangkan … Selengkapnya

Pakaian tradisi adat madura, Wanita Remaja, Kabupaten Bangkalan

Pakaian untuk sehari-hari bangsawan yang dipakai untuk wanita remaja, tradisi adat Kabupaten Bangkalan.

Pakaian bagian atas, kebaya tanpa kutu baru dengan lengan 3/4 agak lebar (komprang). Bahannya voile, motifnya tidak ada, hanya polos saja, sedangkan warna, misalnya warna cerah, misalnya … Selengkapnya

Pakaian Tradisional , Pria Dewasa, Madura, Kabupaten Bangkalan

Pakaian Tradisi,Pria Dewasa, bangsawan, MaduraPakaian sehari-hari bangsawan untuk pria dewasa. Bagian atas Rasughan totop ,  Bagian bawah : Samper kembeng 

Unsur Perlengkapan Pakaian

 a). Bagian kepala memakai Odheng Peredhan, bahannya kain batik tulis, berwarna coklat dan hi tarn, dengan motif bunga dan lidah api

Selengkapnya

Pakaian Adat Tradisional Daerah Jawa Timur

Pakaian bayi berumur 0-3 bulan 

Pakaian Adat Tradisional Daerah Jawa Timur,  Madura,  Kabupaten Bangkalan, Pakaian Sehari-hari Bangsawan, Pakaian bayi berumur 0-3 bulan.

Nama pakaian untuk bayi yang berumur 0-3 bulan, yang bagian atas disebtu Gerita sedangkan bagian bawahnya disebut GeddungSelengkapnya

Pakaian penganten adat Kabupaten Bangkalan – Madura, rakyat biasa/ masyarakat umum

Pakaian penganten adat  Kabupaten Bangkalan – Madura.

Pakaian pengantin untuk rakyat biasa/ masyarakat umum

Pangantin Adat Bangkalan untuk rakyat biasa- masyarakat umum

Perlengkapan pakaian penganten Laki-laki memakai:

Udeng           :   Tongkosan

Baju               :  Gombaran

Kaos              :  Sakerahan

Kain              :  Sambung (sarung)

Sabuk           :  Kotemang

Clurit            :   Arek bulu ayem… Selengkapnya

Pakaian penganten adat masyarakat menengah, Kabupaten Bangkalan – Madura

Pakaian penganten adat  Kabupaten Bangkalan – Madura.

Pakaian pengantin untuk masyarakat menengah

Pangantin Adat Bangkalan untuk masyarakat menengah

Perlengkapan pakaian penganten laki-laki memakai:

Udeng          : Tongkosan

Jas               : Totop berhias arloji

Kain            : Sampir betek

Perlengkapan pakaian penganten wanita memakai:

Kebaya panjang (lampi lanceng) Ujung kebaya … Selengkapnya

Pakaian penganten adat Kabupaten Bangkalan – Madura (bangsawan)

Pangantin Adat Bangkalan untuk Bangsawan

Pakaian penganten adat  Kabupaten Bangkalan – Madura

Pakaian pengantin untuk bangsawan

 

Perlengkapan pakaian penganten laki-laki memakai:

Udeng            : Tongkosan jingga

Jas                 : Totop lonceng

Keris              : Abinan

Bros               : Permata

Slop               : Beludru

Perlengkapan pakaian penganten Wanita memakai:

Pakaian                        : … Selengkapnya

Prof. Dr. Riswandha Imawan, Kabupaten Bangkalan

17 Januari 1955, , Jawa Timur Indonesia.

Prof. Dr. Riswandha ImawanProf. Dr. Riswandha Imawan (kadang-kadang ditulis pula Riswanda) adalah seorang ahli ilmu politik dan dosen yang dikenal luas karena pandangan-pandangan dan analisisnya yang tajam dan kritis di surat-surat kabar, khususnya mengenai politik Selengkapnya