Jayenggrana Adipati Pembangkangan, Surabaya

 

Adipati Jayenggrana adalah putra dari Onggowongso, Tumenggung Surabaya yang masih saudara kandung dari Tumenggung Onggojoyo di Pasuruan. Jayenggrana (atau juga di sebut Janggrana) selain merupakan cucu langsung dari Ki Ageng Brondong dan juga masih paman tokoh pemberontak … Selengkapnya

Pusat Militer Jenggala

Sebenarnya kurang tepat bila disebut pusat militer, karena sebenarnya konsentrasi militer Jenggala (yang bisa terlacak saat ini) lebih bertujuan mengamankan Kutaraja (kraton) Jenggala. Adapun pusat militer Jenggala dibagi dalam beberapa sektor-sektor sebagai berikut: sektor utara; kondisi geografis muara sungai Brantas Selengkapnya

Sejarah Sidoarjo, Sorban Putih Kyai Hasim

Tiada alasan untuk menyebut Sidoarjo sebagai kawasan yang sekular. Sebaliknya, sangat beralasan bila kita menyebut Sidoarjo adalah kawasan yang agamis. Buktinya, hingga tahun 2002 lalu, tercatat ada 4.709 tempat ibadah terdiri dari langgar dan mushola sebanyak 3.823 bangunan, masjid 859 Selengkapnya

Etnis Madura, Mataraman Dan Tionghoa Di Sidoarjo

Sejak pertengahan abad ke 19 terdapat tidak kurang dari 833.000 orang Madura yang bertempat tinggal di Jawa Timur dan bagian terbesar penduduk yang tinggal di pantai utara Jawa Timur berasal dari Madura (Hageman Czn, 1858: 324-325). Karena pengembangan usaha perkebunan Selengkapnya

Jenggala di Sidoarjo

Banyak pertanyaan, dimanakah letak kraton Kerajaan Jenggala? Pertanyaan sangat betul Sebab ada beberapa fakta yang mendukung pertanyaan tersebut di antaranya: 

  1. Belum ditemukannya situs-situs sejarah yang menyatakan kraton Jenggala berada di Sidoarjo.
  2. Tidak adanya pernyataan dari kitab-kitab kuno bahwa kraton Jenggala
Selengkapnya

Pasar Besar Bernama Jenggala, Kabupaten Sidoarjo

Dibandingkan Dhaha, faktor ekonomi Kerajaan Jenggala tumbuh sangat pesat. Jenggala menguasai sungai-sungai bermuara termasuk Bandar dagang di Sungai Porong memberikan income yang besar bagi kerajaan. Selain itu juga membuat Jenggala lebih di kenal oleh manca Negara karena Bandar dagang peninggalan Selengkapnya

Prof. Dr. Riswandha Imawan, Kabupaten Bangkalan

17 Januari 1955, , Jawa Timur Indonesia.

Prof. Dr. Riswandha ImawanProf. Dr. Riswandha Imawan (kadang-kadang ditulis pula Riswanda) adalah seorang ahli ilmu politik dan dosen yang dikenal luas karena pandangan-pandangan dan analisisnya yang tajam dan kritis di surat-surat kabar, khususnya mengenai politik Selengkapnya