Masa Perkembangan Hindu, di Kabupaten Lamongan

Lamongan di Masa Perkembangan Hindu

Pengaruh agama dan kebudayaan Hindu di wilayah Lamongan agaknya cukup luas. Ini terbukti dengan ditemukannya arca dan lingga-yoni. Arca yang ditemukan di wilayah Lamongan sebanyak 7 buah, tersebar di wilayah Keca-matan Lamongan, Paciran, Modo, Sambeng,dan … Selengkapnya

Upacara Brobosan, Tradisi Kematian Daerah Jawa Timur

Setelah sambutan-sambutan selesai, adat tradisi daerah Jawa Timur, dilanjutkan dengan melaksanakan Brobosan. Keranda yang masih diusung itu dimajukan ke tengah halaman, untuk memberi kesempatan para keluarga melakukan brobosan.

Brobosan adalah berjalan di bawah keranda yang sedang ber­henti, yang dilakukan … Selengkapnya

Upacara sembahyang,Tradisi Kematian Daerah Jawa Timur

Sembahyang mayat itu dilakukan di rumah, digunakan daun pisang yang masih utuh (ujungan) sebagai alas, atau tikar yang baru. Kebiasaan menggunakan daun pisang itu karena alasan mudah di­dapat dan bersih. Tetapi di samping alasan yang praktis itu, menurut keterangan penduduk … Selengkapnya

Mengkafani, Tradisi Kematian Daerah Jawa Timur

Setelah selesai dimandikan, pekerjaan berikutnya adalah menga­fani. Cara mengafani ini bermacam-macam. Kain yang digunakan se­lamanya dipilih yang berwarna putih, atau disebut kain layon.

Peralatan untuk mengafani itu sendiri dari tikar yang bersih, kemudian dibentangkan kain kafan beberapa lapis, bunga. Tikar … Selengkapnya

Memandikan Jenazah, Tradisi Kematian Daerah Jawa Timur

Sesudah persiapan selesai, jenazah dipindahkan ke tempat khusus yang akan digunakan untuk memandikan. Tempat itu berada di sam­ping rumah, dekat dapur. Tempat itu dipilih dengan dasar sebagaian masyarakat Jawatimur perca­ya bahwa tempat itu tidak akan digunakan untuk mendirikan bangunan, misalnya … Selengkapnya

Merawat Jenazah, Tradisi Kematian Daerah Jawa Timur

Apabila kematian seseorang jatuh pada hari Selasa Kliwon, menurut kepercayaan sebagaian bmasyarakat Jawa Timur, termasuk hari baik, sebab saat itu merupakan hari turunnya wahyu Pada umumnya pengeta­huan tentang saat yang dianggap baik dan buruk bagi orang yang meninggal, dipercayai sebagai … Selengkapnya

Mapag Tanggal, Tradisi Jawa Timur

UPACARA DAUR HIDUP DI MASYARAKAT PETANI DI DESA WONOREJO

Masa kehamilan untuk pertama kali bagi suatu keluarga baru me­rupakan peristiwa penting. Kehamilan merupakan harapan bagi ke­langsungan keturunan. Dahulu seorang ibu muda yang hamil, meru­pakan lambang kesuburan, dan kepadanya diperlakukan sikap … Selengkapnya

Bupati Madiun Dari 1568 Sampai Dengan 1980

  1. PANGERAN TIMOER                                                                                      1568  s/d  1586
  2. RD AYU RETNO DJUMILAH                                                                          1586  s/d 1590
  3. RADEN MAS RANGSANG                                                                                1590  s/d 1591
  4. RADEN MAS SUMEKAR                                                                                  1591  s/d  1595
  5. RADEN MAS DJULIG PRINGGOLOYO                                                        1595  s/d 1601
  6. RADEN MAS BAGUS DJUMINA PETAK                                                      1601  s/d  1613
  7. RADEN
Selengkapnya

Kotapraja Madiun, Berdiri 1918

Pada masa pemerintahan Bupati Bupati ke XXIV Raden Harjo Tu­menggung Kusnodiningrat pada tahun 1918. Kabupaten Madiun kemudian terlihat dengan adanya Gemeente Ordonantie dengan Wilayah Perkotaan di pisahkan dengan Pemerintahan Kabupaten.

Pengangkatan sebagai Wali Kota baru dilakukan dan ditetapkan ber­dasarkan Surat … Selengkapnya

Berdirinya Madiun

MENGAMATI perjalanan sejarah Madiun selama ini yang cu­kup punya liku, seperti likunya kali Madiun membelah kota dan daerah ini. Mengungkap Sejarah Madiun sama halnya mengungkap dari adanya Dongeng Rakyat. Dongeng Panji serta Dongeng Kelana Sewandhana. Pula tidak akan terlepas dari … Selengkapnya