Omprok Seblang, Kabupaten Banyuwangi

OMPROK SEBLANGOMPROK SEBLANGOMPROK adalah sebutan untuk hiasan kepala bagi penari tradisional di daerah Blambangan Banyuwangi. Hiasan kepala penari. tari Seblang disebut OMPROK SEBLANG. Omprok Seblang dibuat dari bahan utama Daun pisang muda dihias dengan daun asparagus serta ditambah bunga-bunga.

Tari Seblang … Selengkapnya

Hari Jadi Kota Probolinggo

TANGGAL 4 SEPTEMBER 1359 SEBAGAI HARI JADI KOTA PROBOLINGGO

1. Pokok-pokok Pikiran / Hal-hal yang Menjadi Dasar/ Melatarbelakangi

HARIJADI KOTA PPROBOLINGGOa. Berdirinya / pembentukan Gemente ( Kota Probolinggo pada tanggal 1 Juli 1918 yang ditetapkan sebagai hari   lahinya Pemerintah Kota Probolinggo dan … Selengkapnya

Pemerintah Kota Probolinggo Diawal Indonesia Merdeka

PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO DIAWAL INDONESIA MERDEKA

HARIJADI KOTA PPROBOLINGGOPemerintah penjajah / Hindia Belanda setelah kekuasaannya di Indonesia diganti oleh pemerintah / penjajah Jepang dan kemudian Indonesia menjadi Negara Merdeka, berambisi kembali untuk tetap menguasai / menjajah Indonesia. Tanggal 21 juli 1947 Kota … Selengkapnya

Gemente ( Kota ) Probolinggo

GEMENTE ( KOTA ) PROBOLINGGO

HARIJADI KOTA PPROBOLINGGOPada masa Pemerintahan Raden Adipati Ario Nitinegoro, Bupati Probolinggo ke 17, Pemerintahan Hindia Belanda membentuk ” Gementee Probolinggo(Kota Probolinggo) pada tanggal 1 Juli 1918 ( Berdasarkan Stbl 322-1918 ). Tanggal 1 Juli 1918 … Selengkapnya

Probolinggo Menjadi Tanah Partikelir

PROBOLINGGO MENJADI TANAH PARTIKELIR

HARIJADI KOTA PPROBOLINGGOPada masa pemerintahan / kekuasaan Gubenur Jenderal Meester Herman William Daendets, yang terkenal dengan pemerintahan tangan besinya, mengadakan perubahan-perubahan dalam pemerintahan.

Juga banyak menjual tan ah negara kepada bangsa asing. Tanah Probolinggo (termasuk Kraksan dan Lumajang … Selengkapnya

Banger Dan Probolinggo,Kota Probolinggo

Sekilas Harijadi Kota Probolinggo, Tanggal 4 September 1359

Banger Dan Probolinggo

HARIJADI KOTA PPROBOLINGGOPada zaman pemerintahan Prabu Radjasanagara ( Sri Nata Hayam Wuruk ) Raja Majapahit yang ke IV (1350 – 1389), Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”, naina sungai yang mengalir ditengah … Selengkapnya

Airlangga Menjadi Raja

AIRLANGGAAirlangga tidak segera menerima tawaran para pengikutnya untuk naik takhta, ia masih menunggu saat-saat yang baik. Airlangga memperhatikan perkembangan kekuatan musuh- musuhnya. Sriwijayalah yang dianggapnya sebagai lawan yang paling utama dan berbahaya.

Namun akhirnya pada tahun 1019 Airlangga memenuhi permintaan … Selengkapnya