Makam Putri Cempa

Di sebelah timur laut dari Kolam Segaran ada komplek makam yang dikelilingi tembok. Di dalam komplek itu ada kelompok makam khusus dipa­gari tembok tersendiri. Letaknya lebih tinggi dari yang lain pada teras yang berukuran ± 3,60 x 3,60 meter.

Makam ini oleh penduduk dikenal sebagai makam Putri Cempa. Lingkungan makam ini sudah sering mengalami perubahan. Pada makam itu terdapat sebuah batu bertulis yang memuat angka tahun 1370 C atau 1448 AD. jadi menunjukkan masa akhir Majapahit.

Bagaimana asalnya komplek makam ini disebut makam Putri Cempa tidaklah jelas. Mungkin di tem­pat itu memang dimakamkan seorang putri atau ang­gota keluarga raja yang berasal dari Campa. Dalam sejarah dapat diketahui bahwa hubungan antara Indonesia dengan Campa atau negara-negara di Asia Tenggara itu sudah berlangsung lama sejak sebelum zaman Majapahit. Dalam zaman pemerintahan Hayam Wuruk pengaruh Campa itu nampak gelas pada arsitektur Candi Puri, makam Putri Cempa ada makam Islam yang termasuk tua. Selain itu di Trowulan juga kita dapati lagi beberapa makam Islam yang periodenya lebih jelas karena ma- sing-masing makam memuat angka tahun. Makam ter­sebut terletak di kompleks makam Tralaya yang akan kami uraikan berikut ini.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Tjokro Soedjono, Trowulan Bekas Ibukota Majapahit [Booklet]. Jakarta: Proyek Pengembangan Media Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1987/1988

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *